Logo Neptune

NEPTUNE

The International Hotel And Cruise Ship Apprenticheship Program, dikelola dan dibimbing sepenuhnya oleh Hoteliers dan Crew Kapal Pesiar yang berpengalaman di dalam dan luar negeri.

Terakreditasi B

INGIN SIAP KERJA ATAU BERWIRAUSAHA, SOLUSINYA #TETAPNEPTUNE

WASPADA! INILAH KESALAHAN UMUM YANG BIKIN KITA SUSAH DAPAT KERJA

Memasuki dunia kerja berarti lepas dari status pengangguran sekaligus membuka sumber penghasilan. Banyak hal yang harus disiapkan agar kita bisa memperoleh posisi dalam dunia kerja. Salah-salah mengambil sikap atau kurangnya persiapan yang dibutuhkan, bisa menjadi penghalang serius yang menghambat jalan kita memasuki dunia kerja. Artikel ini dibuat untuk memudahkan kamu, agar bisa lebih siap memasuki dunia kerja dengan memaksimalkan ikhtiar terutama menghindari kesalahan-kesalahan umum yang bisa bikin kita susah dapat kerja. Semoga bermanfaat.


KURANG MEMILIKI PERSONAL BRANDING

Personal Branding adalah tentang bagaimana kita membentuk profil yang bertujuan agar orang-orang di sekeliling kita bisa mengenal kepribadian kita. Fungsi Personal Branding dalam dunia kerja sangat penting. Apalagi di era digitalisasi saat ini, setiap orang bisa dengan mudah membentuk Personal Branding dengan memiliki identitas digital melalui berbagai platform media sosial. Perusahaan melalui divisi HRD perlu mengetahui apakah kepribadian, karakter dan kebiasaan gaya hidup kita bisa memberikan nilai tambah atau tidak.

Sebagai contoh, semisal kita adalah seorang yang aktif bermedia sosial dengan memiliki banyak followers. Kita sering membagikan kutipan motivasi atau konten inspirasi dalam halaman media sosial kita. Secara tidak langsung, bisa jadi orang akan mengenal kita sebagai pribadi yang inspiratif. Perusahaan mungkin akan mempertimbangkan nilai tambah tersebut untuk bisa merekrut kita sebagai bagian dari Brand Ambassador mereka. Sebaliknya, andaikata kita tidak memiliki halaman media sosial, apalagi cenderung tidak menyukai hal-hal yang bersifat publikasi, maka kemungkinan perusahaan akan menilai diri kita sebagai pribadi yang tertutup dan kurang memiliki nilai tambah.


KURANG MENYUKAI TANTANGAN

Berada di zona aman memang membuat kita menjadi nyaman. Tapi bagi perusahaan yang ingin bisa terus berkembang, berada di zona aman justru menempatkan perusahaan dalam kondisi yang tidak aman. Persaingan bisnis dan segala dinamikanya, menjadi sorotan penting yang selalu ada dalam setiap pembahasan evaluasi. Apa pengaruhnya bagi kita sebagai pencari kerja? Jika kita cenderung menjadi orang yang lebih menyukai pekerjaan yang mudah dan tidak menyukai tantangan, maka kebanyakan perusahaan akan menganggap kita kurang sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Apalagi jika di depan kita sudah mulai hitung-hitungan, soal jam kerja, gaji dan fasilitas. Ibarat kata, belum menjalankan kewajiban tapi sudah banyak tuntutan. Tentu ini akan membuat kita tersingkir secara otomatis dari kesempatan untuk bisa mendapatkan posisi dalam dunia kerja. Belum lagi jika kita memang belum punya pengalaman dan kapasitas alias pencari kerja yang baru saja menamatkan jenjang pendidikan. Bangunlah karir dari level terendah, selangkah demi selangkah, berjuang dengan sabar, namun tetap berintegritas!


MENGANGGAP REMEH SESI WAWANCARA KERJA

Wawancara kerja adalah saat yang paling menentukan apakah kita diterima atau tidak. Banyak hal yang harus kita persiapkan dalam menghadapi sesi wawancara, mengingat bahwa mungkin bukan hanya kita saja yang sedang berjuang untuk mendapatkan posisi. Melainkan ada kandidat lain juga yang punya tujuan sama dengan kita. Meremehkan sesi wawancara bisa berakibat fatal dengan tidak diterimanya kita dalam seleksi penerimaan calon pekerja.

Businessman hand showing thumb down sign gesture. Dislike or bad concept

Mungkin kita sudah menyiapkan diri secara mental dan wawasan untuk bisa menjawab pertanyaan dari si pewawancara, tapi kita lupa untuk menampilkan performa terbaik kita, tidak menggunakan wewangian atau salah kostum saat wawancara. Untuk itu, pastikan kita bisa menaruh perhatian penting saat akan menghadapi saat wawancara, bahkan jika perlu, lakukan simulasi dengan guru atau orang yang kita anggap punya kompetensi atau pengalaman lebih. Sepenting itu, hingga jangan sampai kita meremehkan sesi wawancara!


TERLALU IDEALIS

Tidak ada salahnya menjadi idealis, namun jika dibenturkan dengan kebutuhan, terkadang idealis harus mundur selangkah agar bisa memberi ruang untuk berkembang. Semisal kita adalah lulusan teknik pemesinan, lalu kita diminta untuk mengisi bagian administrasi.

Kenapa tidak? Bukankah dengan menempatkan diri di bagian administrasi, keilmuan kita akan bertambah dan kompetensi kita juga akan berkembang? Kita tidak pernah tau seperti apa peluang yang muncul di masa depan, namun melewatkan kesempatan, bukan hal yang bijak jika kita memiliki tujuan untuk lepas dari status pengangguran. Buka diri, perbanyak wawasan, hilangkan pola pikir “saya tidak bisa melakukan itu” ganti dengan “beri saya kesempatan dan ajari saya untuk bisa melakukannya”.


Semoga artikel diatas bisa memberikan gambaran dan inspirasi sekaligus menambah semangat bagi para pembaca sekalian, untuk bisa memiliki peluang yang lebih besar, dalam meraih posisi dan status dalam dunia kerja. Salam Sukses!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *