NEPTUNE, Agustus 2021
Banyaknya Lembaga Pendidikan & Pelatihan yang menawarkan program menarik menjadi wacana yang mengundang banyak pertimbangan, disisi lain ada kelebihan, disisi lain pula juga ada kekurangannya. Tidak perlu bingung, karena memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu juga dengan NEPTUNE, meskipun sudah beroperasi selama lebih dari 13 tahun, namun selalu saja melakukan evaluasi, untuk bisa terus memaksimalkan layanan demi keberhasilan para peserta didik.

Seperti yang dikemukakan oleh salah satu Alumni Neptune bernama Dimas Wahyu yang memberikan kesan jujur dan apa adanya. “Saya memilih NEPTUNE, karena menurut saya, NEPTUNE memiliki jejaring mitra terbanyak, dibandingkan dengan Lembaga lainnya”.
BACA JUGA : WAJIB PATUHI PROKES! INILAH KABAR BAIK YANG DITUNGGU-TUNGGU…!!!
Saat ditanya oleh Admin Neptune mengenai pengalaman yang di dapat selama menjadi peserta didik, tidak banyak yang bisa disampaikan oleh Dimas Wahyu. “Sebenarnya secara umum, NEPTUNE memiliki banyak kesamaan dengan Lembaga Perhotelan Kapal Pesiar yang lain, hanya saja saya akui di NEPTUNE ada beberapa kelebihan yang tidak ada di Lembaga lain, yang paling menonjol dari sisi pembinaan mental dan karakter dan materi kewirausahaan. Kita sebagai peserta didik, jadi memiliki 2 pilihan setelah lulus, mau bekerja atau memulai usaha. Saya kira itu adalah hal yang bagus!”
Dimas Wahyu juga menambahkan, “di NEPTUNE ada materi bahasa inggris yang menghadirkan orang asing sebagai narasumber prakteknya. Menurut saya, ini adalah salah satu cara dari NEPTUNE supaya kita sebagai peserta didik, semakin termotivasi untuk bisa melancarkan bahasa inggris. Alhamdulillah, sejauh ini cara itu berhasil dengan baik!”
BACA JUGA : 50 ORANG YANG BERUNTUNG BAKAL DAPAT “YANG SPESIAL” DARI NEPTUNE..!!
Alumni Neptune angkatan ke-28 itu juga memberikan sedikit pesan kepada para peserta didik sebagai kunci suksesnya meraih keberhasilan di bidang Hospitality Industry. Dimas Wahyu yang saat ini bekerja di salah satu hotel berbintang di kawasan Kota Madiun ini menyampaikan, “jangan takut dengan sesuatu yang belum tentu terjadi, terkadang kita merasa kurang percaya diri karena belum bisa bahasa inggris, belum bisa ini dan itu, tapi yang penting niat, yakin, berdoa dan berikhtiar sungguh-sungguh. Terutama doa, karena doa adalah senjata utama yang bisa membawa kita lebih dekat dengan keberhasilan” – Selesai






