DAFTAR WISATA POPULER DI KOTA KEDIRI

Table of Contents

DAFTAR WISATA POPULER DI KOTA KEDIRI


Banyak destinasi wisata populer di Kota Kediri yang bisa dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Apalagi selain menawarkan tempat-tempat wisata yang indah, Kota Kediri juga memiliki beberapa makanan dan oleh-oleh khasnya. Semoga beberapa wisata populer di bawah ini, bisa menjadi referensi destinasi wisata untuk Anda yang ingin berlibur ke Kota Kediri.


GOA SELOMANGLENG

Terletak di kaki kelurahan Pojok, kecamatan Gunung “Klotok” Mojoroto Kota Kediri, yang merupakan wilayah sebelah barat Kota Kediri.

Goa ini diperkirakan dibuat pada abad 10 – 11 Masehi. Berdasarkan cerita rakyat, Goa Selomangleng adalah tempat pertapaan Dewi Kilisuci (Sanggramawijaya T unggadewi), putri mahkota Raja Airlangga (Kerajaan Kahuripan)


MUSEUM AIRLANGGA

Merupakan museum milik pemerintah Kota Kediri yang menampung 147 buah koleksi arkeologi maupun etnografi.

Berdiri pada tanggal 30 November 1991, terletak di Jl. Mastrip No. 1 kawasan Gunung Klotok dekat dengan Goa Selomangleng kelurahan Pojok, kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Memiliki luas area 6670 meter persegi. Museum ini menyimpan koleksi arkeologi masa kejayaan Kerajaan Kediri sampai Kerajaan Majapahit.


MASJID AGUNG

Masjid Agung Kota Kediri tepat berada di depan alun-alun Kota. Luas Masjid Agung sebesar 1388,8 meter persegi. Berdasarkan prasasti kayu jati (pertama), tertulis di mahkota yang dipasang diatas joglo masjid lama, terukir tahun 1771 Masehi. Dapat di duga bahwa Masjid Agung Kediri dibangun pertama kali pada tahun 1771 Masehi.

Prasasti kayu jati yang kedua yang di tulis di mimbar masjid berbunyi, “Kolo Adegipun Minbar Mesjid Ageng Ing Kediri Sabtu Pahing, Wulan Haji Kaping 5, Tahun Alif 1261 Min Hijrotun Nabiyyi Min Makkata Ilal Madinah”. Prasasti ini menjelaskan bahwa mimbar Masjid Agung dibuat dan dipakai setelah fisik masjid ada pada tahun 1261 Hijriah atau tahun 1841 Masehi.


GEREJA MERAH

Sejarah pendirian Gereja Immanuel Kediri diketahui dari prasasti yang menempel pada dinding sebelah
kiri pintu masuk, terbuat dari batu pualam yang bertuliskan huruf latin berbunyi, “DE EERSTE STEEN GELEGDDOOR DS.J.A. BROERS 21 DEC 1904 J.V.D DUNGEN GRONOVIUS FECI”.

Pada masa Belanda gereja ini terkenal dengan sebutan “KEERKERAAD VAN DE PROLESTANCHE GEMENTE TE KEDIRI”. Bangunan gereja bergaya arsitektur Neo Gothik, memiliki impresi ramping dan tinggi.


KAMPUNG WISATA TENUN BANDAR

Merupakan destinasi wisata edukasi yang menampilkan dan menjual kerajinan kain tenun atau yang biasa dikenal dengan Tenun Bandar Kidul.

Menurut sejarah, pada tahun 1950, saat itu etnis Tionghoa memperkenalkan kain tenun kepada masyarakat melalui perdagangan. Saat itu, sebagian masyarakat Bandar Kidul menjadi pekerjanya. Kini, ada lebih dari 20 rumah industri pengrajin kain tenun di lokasi Kampung Wisata Tenun Bandar.


KULINER TAHU TAKWA KEDIRI

Dan jangan lupa juga untuk mencicipi kuliner dan oleh-oleh khas Kota Kediri bernama tahu kuning atau tahu takwa. Ternyata, sejarah tahu takwa ini sendiri diambil dari suku Hokkian yang bermigrasi di Kota Kediri.

Suku tersebut bernama suku “kwa”, namun terjadi asimilasi bahasa dan penyesuaian kata oleh orang Jawa yang kurang fasih dalam penyebutan tahu kwa, jadi sering kali mereka menyebutnya dengan takwa atau tahu takwa.


Sumber : Disbudparpora Kota Kediri

Klik disini untuk mengunduh Booklet Destinasi Wisata Kediri

Facebook
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel NEPTUNE Terkini
error: Maaf, konten dilindungi !