Be A Young Entrepreneur! Why Not?

MADIUN (25 Agustus 2018) – “Sukses di usia muda!”, itulah sepenggal kalimat yang selalu didengungkan kepada seluruh peserta didik Neptune sejak mereka masuk dan menapakkan kaki di lembaga ini. Dengan mengambil motto “Lembaga Inovatif Pertama di Indonesia”, sudah jelas bahwa Neptune adalah satu-satunya lembaga di Indonesia yang sukses meramu ilmu perhotelan, kapal pesiar dan kewirausahaan dalam satu wadah di tengah banyaknya lembaga dengan jurusan yang sama yang semakin menjamur, khususnya di Kota Madiun.

Persaingan yang semakin kompetitif dirasa Neptune adalah sebuah dinamika yang harus dijalani, sekaligus  itu menjadi pemicu semangat untuk berkarya lebih bagi gemilangnya masa depan generasi penerus bangsa. Dengan menawarkan nilai lebih dari hanya sekedar materi perhotelan dan kapal pesiar, Neptune berpandangan bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung dari skill yang mereka punya. Nilai moral, etika, spiritual dan lain sebagainya juga ikut mengambil porsi besar di dalamnya.

Ilmu tentang kewirausahaan yang langsung disampaiakan oleh Bapak Koesworo, selaku owner Neptune sekaligus coach entrepreneur IIBF (Indonesia Islamic Business Forum)  wilayah jawa timur, diharapakan mampu untuk “menyedot”  perhatian dan motivasi para peserta didik guna lebih membuka cakrawala mereka ke depan khususnya pengembangan potensis wirausaha. Karena menjadi seorang wirausawan yang unggul merupakan salah satu goal prioritas bagi para peserta didik Neptune disamping bekerja di bidang hotel dan kapal pesiar nantinya.

Mengambil tempat di Batik Murni Madiun, Jl. Halmahera No.14, sebuah tempat usaha batik yang sudah go internasional, Sabtu 25 Agustus 2018, para peserta didik Neptune berkesempatan untuk belajar langsung membatik tradisional mulai dari proses awal pembuatan sketsa sampai finishing. Dalam program outing kewirausahaan yang diadakan setiap sabtu, diharapkan para peserta didik mendapatkan pengalaman langsung di lapangan terkait suka-duka dalam mendirikan usaha mulai dari nol sampai berjaya.

Membuat usaha itu kuncinya adalah kerja keras dan pantang menyerah” ujar Ibu Ida, salah satu karyawan yang berkesempatan membimbing para peserta didik selama proses kegiatan. Tempat yang nyaman dan pengarahan yang ramah membuat para peserta betah dalam mengikuti semua proses satu demi satu hingga usai.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu terbukti mampu “mencuri” perhatian peserta didik dan menambah wawasan baru bagi mereka khususnya dalam hal dunia usaha batik tulis. Itu terbukti dari komentar beberapa dari mereka yang sangat antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini dan merekapun berharap kedepan akan mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke tempat usaha yang lain dalam program outing kewirausahaan selanjutnya.

Di akhir dari kegiatan, pihak pengelola usaha juga merasa senang karena mereka bisa memberikan kontribusi dalam bentuk pengajaran pembuatan batik. Bahkan merekapun siap untuk memberikan pelatihan yang serupa pada kesempatan yang lain sehingga ilmu warisan leluhur ini mampu untuk eksis di tengah “gaung” moderenisasi dan menanamkan rasa kebanggan tersendiri bagi generasi muda Indonesia betapa kaya dan indahnya bangsa mereka salah satunya dari segi budaya dan kearifan lokal.

NEPTUNE kita beda, NEPTUNE Istimewa, SUKSES !!!

by: IRWAN Y. SURYA, S. Pd